Tampilkan postingan dengan label lyric. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lyric. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2014

Posted by Heri I. Wibowo | File under : , , ,


                Sepuluh hari telah terlewat dari hari besar juga hari agak besar itu, dan saya malah baru menuliskannya saat ini: 15 Oktober 2014. Ya, hari besar berupa Idul Adha dan hari agak besar yaitu HUT ke-69 hulubalang negeri ini—TNI—yang jatuh pada waktu yang bersamaan, tanggal 5 Oktober. Dan hari ini saya akan membicarakan yang kedua, karena yang pertama saya merasa kurang berkompeten. FYI juga, karena waktu yang bersamaan itu pula maka parade militer digeser menjadi tanggal 7 Oktober.

                Ya, tujuh hari yang lalu itulah digelar parade militer terbesar dalam sejarah TNI. Dan itu, hebatnya terjadi pada saat kita tidak sedang dalam masa perang. Berbeda dengan saat tahun 60-an, di mana kekuatan TNI yang sangat diperhitungkan, bahkan merupakan angkatan udara terbesar di belahan bumi selatan dan prestasinya atas kepemilikan kapal penjelajah KRI Irian, karena saat itu TNI sedang masa perang dengan Belanda untuk merebut Irian Barat. Untuk melihat betapa besarnya kekuatan TNI, Anda semua dapat merujuk pada videonya di Youtube.

Selasa, 12 Maret 2013

Posted by Heri I. Wibowo | File under : ,

                Beberapa hari belakangan ini(sebenarnya udah lebih dari seminggu :P) aku seolah kehilangan semangat belajar. Entahlah, seperti tak ada target. Apalagi jika kita sedang bareng teman dan dia juga bilang,”Beuh, ngapain belajar? Kalau belajarnya sekarang, nanti pas mau ujian malah lupa. Terus, belajar lagi deh. Benar-benar gak efektif kan sob?”

                Sepintas, itu terlihat suangat benar. Aku saat itu sangat setuju dengannya. Namun sesungguhnya benarkah demikian?

                Sebuah pertanyaan besar yang akan selalu kita tanyakan saat kemalasan melanda. Kalau aku menjawab, bisa benar juga bisa salah. Kok?

                Ingatkah kau yang sekarang sedang di jurusan Desain Produk, apa yang kau rasakan saat mengerjakan soal fisika? Atau kau yang sekarang sedang di jurusan Bahasa Jepang, sukakah kau dulu saat SMA disuruh menghitung luas di bawah suatu kurva dengan metode integral? Atau kau yang sekarang sedang di jurusan Teknik Mesin sukakah jika saat SMA disuruh menghapal bagian-bagian daun? Tentu semua orang yang sekarang sedang di jurusan tersebut dan  sesuai dengan minatnya kemungkinan besar akan menjawab TIDAK SUKA.

Jumat, 13 Juli 2012

Posted by Heri I. Wibowo | File under : , ,

                Setiap hal di dunia ini-bahkan alam semesta-pasti memiliki permulaan, sebuah proses untuk mencapai stage berikutnya. Tentu,  kecuali Yang Menciptakannya yaitu  Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Misal untuk ke akhirat, ada fase kehidupan dunia yang harus kita lalui dan gerbangnya adalah kiamat. Ingin ke SMA, kita harus lewati dulu fase SMP dan gerbangnya adalah tes masuk(Jamanku sih tes, gatau kenapA sekarang pakai NEM hehe).

                Hal-hal itu semua biasanya disebut sebagai kaderisasi. Untuk melatih dan menguji kita agar layak untuk masuk ke stage selanjutnya. Dalam kasus yang sekarang kami alami, yakni untuk bisa bergabung sebagai kader Himpunan Mahasiswa Mesin(HMM) ITB proses kaderisasinya diberi nama “Machining”.

Rabu, 04 Juli 2012

Posted by Heri I. Wibowo | File under : , ,
"Divisi Keamanan adalah tempat di mana setiap tetesan keringat manusia dihargai!"
(Bang Irham, Kordiv Keamanan OSKM ITB 2012)

              Dan inilah alasan mengapa aku masih bertahan di diklat divisi ini meski osjur dan sekolah mentor telah dimulai. Di sinilah kami diajarkan tentang olahrasa, argumentasi, dan cara melobi pihak lain serta tentu saja, KEKELUARGAAN.

Rabu, 25 April 2012

Posted by Heri I. Wibowo | File under : ,

               
                Sudah banyak pembahasan tentang music. Ada yang membahasnya dari sisi pikologi, seni, social, budaya, dan tentu agama. Nah, sepertinya saya paling nyambung dengan yang terakhir. Setidaknya, dibanding dengan yang lain hehehe.
                Kemudian, sering kita mendengar perbedaan pendapat tentang hukum music dalam aturan agama Islam. Ada yang menghalalkan, mengharamkan, memakruhkan, juga memubahkan. Semuanya pasti punya landasan dan alasan, namun tentu ada satu dalil dan hujjah yang lebih kuat daripada yang lain. Dan inilah arti pentingnya kita belajar agama. Belajar agama bukan berarti belajar yang ritual saja, karena agama ini sungguh agama yang komprehensif, menyeluruh, kaffah. Setiap sendi kehidupan kita ada tuntunan dan hikmahnya.
                Kembali pada music. Saya tidak sedang ingin mengajari Anda tentang hukum dalam hal ini, meski saya sampai sekarang masih mengambil pendapat bahwa hukumnya berdasarkan jenis, peruntukan, dan waktu mendengarnya. Silahkan Anda bertanya pada seseorang yang mengetahui hujjah dan dalilnya, tentu yang berdasarkan Al-Qu’an dan Sunnah.
                Oke, kalau begitu sebenarnya penulis mau gimana sih? Hehehe, sebenarnya saya juga agak bingung bagaimana menulisnya. Saya coba saja menulis tentang pandangan saya, dengan logika seorang yang sedang berusaha menjadi pemuda baik.