Jumat, 10 April 2015

Posted by Heri I. Wibowo | File under : ,


Mungkin aku tak semenawan Kamal
Yang kemarin menang kompetisi adu keren di foto jonas
Dengan gayanya yang selalu matching dan stylish
Dan akan mampu membuat setiap wanita meliriknya
Untuk bergumam,”Hmm, boleh juga ya…”

Mungkin pula aku tak seromantis Tobibi
Yang begitu lembut dan mengayomi
Hingga mampu membuat setiap wanita di dekatnya merasa nyaman
Tanpa harus ada gejolak yang tak mengenakkan


Mungkin juga aku tak sepandai Sang Syaikh Arif Al-Kentiri
Dalam meringkas isi hati menjadi diksi-diksi yang menggugah hati
Penuh kebijakan romansa bertabur teori
Yang akan membuatmu terus tersenyum dari malam hingga pagi

Dan mungkin aku juga sangat berbeda dengan Faiz
Yang malu-malu kucing menggemaskan
Berbicara dengan nada seolah gugup
Yang akan membuatmu merasa bak seorang putri
Dan begitu hebat dalam merayu lewat tulisan

Atau lihat keterus-terangan Si Ucup
Yang sangat jujur dalam mengungkap rasa
Hingga kau tak perlu takut salah dalam memahaminya
Karena ia serupa beningnya gelas kaca
Di saat mengungkap apa yang ada di kepala

Serta aku pun tak sama dengan Si Madun
Yang mampu terus memikirkanmu di tiap detik waktu
Dan itu terlihat sangat nyata di depanmu
Hingga kau tak perlu merasa takut kehilangannya
Karena ia sungguh nyata setia

Aku, biasa saja
Tak begitu menawan layaknya actor film romansa
Tak bisa seromantis pria di film korea
Tak pengalaman sebagai pujangga
Tak bisa membuatmu merasa bak putri raja
Tak bisa mudah dimengerti inginnya
Bahkan terlihat tidak setia

Ya, aku biasa saja
Tapi, aku akan merasa luar biasa
Jika nanti mampu menyandingmu



Note:

Ya, sajak ini buat siapa pun engkau yang telah dipersiapkan oleh-Nya untuk saya. Dan satu keinginan saya, kau pun mengenal sahabat-sahabat yang saya tulis di atas. Karena bagaimana pun, mereka telah masuk ke dalam kehidupan saya sebelum engkau. Siapa pun engkau.

Depan dari kiri: Tobibi, Madun, Kamal, Arif
Belakang dari kiri: Saya, Faiz, Ucup

1 komentar: